Dalam mitologi Yunani,
Pandora berperan penting dalam kisah Prometheus dan penentangannya terhadap
Zeus.Prometheus adalah seorang Titan, salah satu putra dari Titan Iapetus dan
nimfa Clymene.
Sejauh ini, semua manusia yang diciptakan adalah laki-laki. Wanita masih belum
diciptakan, walaupun sudah tentu ada dewa wanita, atau dewi. Memperkenalkan
wanita pada manusia merupakan bagian dari rencana balas dendam Zeus. Pertama,
Zeus pergi ke bengkel pandai besi Hapaestus dan memintanya untuk membuat
manusia yang akan menjadi wanita. Dengan teliti, Zeus menjelaskan bahwa wanita
ini haruslah seperti laki-laki di bumi, namun harus juga memiliki perbedaan
yang mencolok.
Haphaestus sangat gembira untuk melakukan pekerjaan yang telah Zeus berikan,
diapun langsung mulai bekerja pada saat itu juga. Haphaestus merupakan pandai
besi yang sangat berbakat. Apapun yang dia buat selalu indah, dan begitu pula
dengan ciptaan barunya ini. Ketika dia telah selesai dia memperlihatkan hasil
kerjanya kepada Zeus, yang mana sangat senang dengan pekerjaannya. Makhluk baru
ini dinamai Pandora. Dia merupakan manusia, dan sudah jelas bahwa dia adalah
wanita. Dia sangat cantik dan bagaikan seorang dewi. Dia memiliki rambut
panjang tergerai, kulit yang halus sempurna, dan mata indah yang berkilauan.
Dia sangat lembut selembut hembusan angin, dan dia memiliki senyum yang sangat
menawan. Zeus berharap kecantikannya akan membuat para manusia lelaki menerima
dan mempercayainya.
Setelah Haphaestus telah menambahkan sentuhan terakhir sebagai peyempurna untuk manusia wanita pertama, para dewa lalu menganugerahi Pandora dengan banyak hadiah, termasuk baju yang terbuat dari benang emas, permata yang berkilauan, dan harum yang bagaikan bunga. Diantara hadiah-hadiah itu ada sebuah kotak yang dilapisi dengan permata, dan dengan pahatan dan dekorasi yang sangat rumit. Kotak itu sangat indah, dan Pandora yakin bahwa kotak yang sangat indah itu pasti menyimpan sesuatu yang senilai harganya dengan pembungkusnya. Tetapi, para dewa telah memperingatkan bahwa dia tidak boleh membuka kotak itu. Pandora tidak mengerti mengapa kotak itu tidak boleh dibuka, namun karena kotak itu sangat indah, Pandora pun menuruti perintah para dewa.
Setelah Haphaestus telah menambahkan sentuhan terakhir sebagai peyempurna untuk manusia wanita pertama, para dewa lalu menganugerahi Pandora dengan banyak hadiah, termasuk baju yang terbuat dari benang emas, permata yang berkilauan, dan harum yang bagaikan bunga. Diantara hadiah-hadiah itu ada sebuah kotak yang dilapisi dengan permata, dan dengan pahatan dan dekorasi yang sangat rumit. Kotak itu sangat indah, dan Pandora yakin bahwa kotak yang sangat indah itu pasti menyimpan sesuatu yang senilai harganya dengan pembungkusnya. Tetapi, para dewa telah memperingatkan bahwa dia tidak boleh membuka kotak itu. Pandora tidak mengerti mengapa kotak itu tidak boleh dibuka, namun karena kotak itu sangat indah, Pandora pun menuruti perintah para dewa.
Tidak lama kemudian Pandora pun dikirim ke bumi untuk tinggal dengan manusia lainnya. Ketika dia sampai, dia bertemu dengan Epimetheus yang hidup berdampingan dengan para manusia bersama saudaranya, Prometheus. Epimetheus sangat terkagum-kagum dengan kecantikan Pandora, dan dia pun jatuh cinta pada Pandora. Prometheus, sadar akan ketertarikan saudaranya pada Pandora, merasa curiga bahwa para dewa Olympian merencanakan suatu tipuan. Prometheus memperingatkan saudaranya untuk hati-hati terhadap hadiah apapun yang dikirim para Olympian ke bumi. Seperti biasa, Epimetheus tidak mengindahkan peringatan Prometheus. Dia telah sangat tergila-gila pada Pandora, dan dia akhirnya menikahi Pandora dan membawanya ke rumahnya. Epimetheus tidak pernah terpikir untuk menanyai pasangan barunya tentang yang selalu dibawa-bawanya.
Pasangan itu hidup bahagia setelah pernikahannya. Setiap hari, Pandora selalu
memandangi dan mengagumi kotak indahnya, namun dia tetap memtuhi larangan para
dewa untuk tidak membuka kotak itu. Walaupun begitu, hanya melihat kotak itu
tidak lagi cukup untuknya. Rasa penasarannya semakin besar setiap hari, hingga
akhirnya pada suatu hari dia tidak dapat lagi menahan rasa penasarannya, dan
diapun membuka kotak itu.



0 Komentar